Get Adobe Flash player

Tahun ini Pemkab Kudus melalui Dinas perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kudus masih akan membidik pengembangan industri lokal, khususnya yang masih dikelola oleh UMKM.

"Tahun ini pengembangan industri lebih kita optimalkan, karena potensi industri ini sangat besar apabila dikelola secara profesional," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, abdul Hamid melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan SDM dan Teknologi, Bambang Tri Waluyo.

Dia mengaku, industri kecil dan menengah di Kabupaten Kudus sangat mungkin berkembang ke arah industri baru. Namun, sejauh ini peluang industri lokal yang menjadi identitas di Kabupaten Kudus ini masih sangat luas. Seperti industri konfeksi, bordir, jenang, dan aneka produk lainnya. Pengembangan usaha-usaha ini juga masih mungkin dilakukan mengingat pasarnya sangat luas dan masih terbuka di sejumlah daerah.

Dia mengaku, kerangka pengembangan yang direncanakan saat ini adalah mengadakan pelatihan kewirausahaan berbasis lokal. Mulai dengan pelatihan pembuatan produk yang baik dan bernilai jual tinggi, pelatihan membuat kemasan produk yang baik dan menarik, sampai dengan pelatihan manajemen keuangan.

"Pelatihan-pelatihan ini memang menjadi bidikan kita karena pelaku industri, khususnya UMKM di Kabupaten Kudus masih cenderung mengabaikan hal-hal tersebut, sehingga orientasinya hanya laku tanpa memperhatikan nilai jualnya," beber Bambang.

Rencananya tahun ini, pihaknya juga akan menginventarisir kembali jumlah UMKM di Kabupaten Kudus yang telah berkembang hingga sekarang. Sebab, banyak sekali UMKM yang belum terkena sasaran pengembangan kewirausahaan yang selama ini difasilitasi oleh Dinasnya. Sehingga harapannya akan lebih banyak UMKM yang bisa dilibatkan dan memperoleh pelatihan untuk mengembangkan usahanya.