Get Adobe Flash player

Arsip Download
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1025
mod_vvisit_counterYesterday1565
mod_vvisit_counterThis week10490
mod_vvisit_counterLast week16868
mod_vvisit_counterThis month39566
mod_vvisit_counterLast month87733
mod_vvisit_counterAll days599455

We have: 12 guests online
Your IP: 38.107.179.242
Today: May 19, 2012
Artikel
Written on 30 November 1999, 00.00 by Admin Kadin Jateng
ini-tantangan-industri-keuangan-syariahBank Indonesia (BEI) menyebutkan, salah satu tantangan industri syariah adalah produk syariah yang masih minim sekitar 16-18 produk. Jumlah produk...

Para pelaku dunia usaha di Jawa Tengah maupun nasional harus optimis menyongsong prospek bisnis di tahun 2012. Sebab pertumbuhan ekonomi di Indonesia diprediksi akan berkembang 6 persen, meski di negara-negara maju berkembang 2 persen dan pertumbuhan ekonomi dunia rata-rata hanya 4 persen.

 

Hal ini dikatakan Wakil ketua umum Kadin Pusat sekaligus pelaku ekonomi, Anindya Bakrie dalam seminar bisnis yang digelar Kadin Jateng bekerjasama dengan Bank Jateng di Grand Candi Hotel, Semarang, Kamis (12/1) siang.

Menurutnya, meski krisis terjadi di negara-negara Eropa, namun hal ini tidak begitu berpengaruh banyak di Indonesia. Bahkan pelaku usaha harus pandai untuk mencari peluang ekspor, utamanya di bidang manufaktur.

Selain Anindya Bakrie, dalam seminar bisnis bertajuk "Menyongsong Prospek Bisnin 2012" ini, sebagai pembicara turut hadir pula pengamat ekonomi dr UGM Toni Prasetiyantono, Dirut PT Sirtek Iwan Setiawan, dan Wali kota Semarang Soemarmo HS. Turut hadir pula ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, Komisaris Utama Suara Merdeka Budi Santoso, dan puluhan pelaku ekonomi se-Jateng.

 

Last Updated (Friday, 13 January 2012 01:29)

 
Search
User Login